Galeri

Galeri

Turbo Pro Jet Aerator

Tedapat tiga jenis Aerator yang memiliki kelebihan masing-masing dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kolam limbah dan tambak. Ada Aerator Celup yaitu TurboPro Jet Aerator, Surface Aerator atau dikenal Kincir Air Tambak Olimpia dan juga Submersible Pump/ Pompa Celup Apollo. Dibandingkan kincir air tradisional, Turbo Jet Aerator memiliki kemampuan Aerasi 7-8 kali lebih tinggi. Terbuat dari full stainles steel padat ,TurboPro tidak mudah mengalami efek korosif atau karat akibat air asin ataupun asam dan polutan. Desain dan ukuran untuk kebutuhan kolam air sampai limbah CPO: 2 Horse Power, 3HP, 5HP dan 10HP

Tungku Sekam Suncue SB-200

Tungku sekam Suncue adalah satu-satunya tungku sekam yang dijual di Jepang, Korea dan lebih dari 40 negara di seluruh dunia. Indonesia sebagai produsen padi terbesar ketiga di dunia juga menghasilkan sekam atau kulit padi, yang merupakan biomass waste dari pengolahan beras. Sekam dapat dimanfaatkan sebagai sumber panas untuk pengeringan jagung, padi, dan lainnya. Udara panas bersih yang dihasilkan tungku sekam SB-200 adalah 2 juta kcal/jam, atau setara dengan menghemat 227 liter solar/jam. Penggunaan sekam maksimal 720 kg/jam, hemat listrik dengan konsumsi 27 kW. Abu sekam yang dihasilkan mempunyai nilai tambah sebagai pupuk dan berbagai kegunaan lainnya.

GibGro 10 SP

GibGro 10 SP merupakan zat pengatur tumbuh dengan kandungan asam Giberelat 10% yang berfungsi untuk meningkatkan hasil panen padi hingga 20%. Aplikasi cukup dengan 40 sachet GibGro 10 SP kemasan 1 gram untuk dua kali aplikasi per hektar, yaitu pada umur 45 dan 65 hari setelah tanam (HST). Gibgro 10 SP juga terbukti mampu meningkatkan produksi jagung hingga 30%, hanya dengan 40 g per hektar untuk dua kali aplikasi pada umur 20 dan 45 HST. Un tuk informasi lebih leng – kap, bisa dilihat di www.nufarm.co.id.

Pupuk Organik GRO -BS1

Lahan-lahan pertanian yang sudah berkurang kesuburannya lantaran kandungan organik jauh berkurang perlu diperlakukan dengan GRO-BS1. Produk ini mengandung bakteri Bacillus subtillis yang berpotensi menyuburkan tanah dan bermanfaat menguraikan bahan organik sehingga mengurangi bahaya pemakaian pupuk kompos yang belum matang. Bakteri di dalamnya dalam kondisi dorman dan stabil. Penggunaannya dengan konsentrasi 1,2 – 1,5 cc/liter air (satu tutup botol dicampur dengan 13 – 16 liter air). Jumlah pemakaian disesuaikan dengan luasan dan keadaan tanah.